Beberapa Gejala Dan Penyebab Darah Rendah

Pria4d - Pernahkah Anda merasa lemas tanpa sebab yang jelas, hampir pingsan, atau tiba-tiba pusing saat berdiri? Jika demikian, bisa jadi itu pertanda hipotensi atau tekanan darah rendah. Meski kerap dianggap sepele, kondisi ini dapat berdampak pada kesehatan jika tidak ditangani dengan tepat. Mayo Clinic menyebutkan bahwa seseorang mengalami tekanan darah rendah saat tekanan sistolik dan diastoliknya berada di bawah 60 mmHg. 

Hal ini tidak menjadi masalah bagi sebagian orang. Namun, bagi sebagian orang, tekanan darah rendah dapat menimbulkan berbagai gejala yang membuat sulit melakukan aktivitas sehari-hari. Mengutip dari "www.westhamislandwinery.com" dan "Pria4d" situs terpercaya, beberapa gejala umum hipotensi meliputi: perasaan pusing atau pening, terutama saat bangun dari posisi duduk atau berbaring. Sinkop, atau pingsan, yang disebabkan oleh kurangnya aliran darah ke otak. penglihatan kabur atau terdistorsi akibat berkurangnya aliran darah ke mata. 

Sering mual dan lemas tanpa sebab yang jelas. Ketidakmampuan berkonsentrasi karena kekurangan oksigen dan nutrisi di otak. Jurnal BMJ Open menyatakan bahwa dehidrasi atau kekurangan elektrolit dapat memperburuk gejala hipotensi. Penyebab tekanan darah rendah, Menurut data dari National Heart, Lung, and Blood Institute (NHLBI), dehidrasi adalah salah satu penyebab hipotensi yang paling umum.



Kehilangan cairan tubuh dapat menyebabkan volume darah menurun, yang pada gilirannya menurunkan tekanan darah. Perdarahan: Penurunan tekanan darah yang signifikan dapat terjadi akibat cedera mayor atau pendarahan internal. 

Penyakit jantung: Menurut Mayo Clinic, tekanan darah rendah dapat disebabkan oleh bradikardia (detak jantung lambat), gagal jantung, atau serangan jantung. Gangguan sistem endokrin: Hipotensi dapat disebabkan oleh penyakit Addison atau ketidakseimbangan hormon terkait diabetes. Efek samping obat-obatan: American Heart Association memperingatkan bahwa diuretik, beta-blocker, dan beberapa antidepresan dapat menurunkan tekanan darah. 

Sepsis, infeksi parah, dapat menyebabkan syok septik, yang ditandai dengan penurunan tekanan darah yang tiba-tiba. Mayo Clinic mengidentifikasi beberapa jenis hipotensi, termasuk hipotensi ortostatik, yang terjadi ketika seseorang berdiri terlalu cepat dan tekanan darahnya turun. Hipotensi pasca makan Tekanan darah menurun setelah makan, lebih umum terjadi pada orang tua. Karena kurangnya komunikasi antara otak dan jantung, orang muda sering mengalami hipotensi yang dimediasi saraf.


Komentar